Jika leher sering pegal, bahu terasa tegang, atau kepala seperti “maju” saat melihat layar, Anda mungkin mengalami Forward Head Posture. Kondisi ini sering muncul karena kebiasaan menunduk saat memakai HP dan laptop. Selain itu, postur ini bisa membuat otot leher bekerja lebih keras, sehingga pusing tegang dan nyeri bahu mudah datang. Namun, kabar baiknya, Anda bisa mulai memperbaiki postur dengan langkah kecil yang konsisten, mulai dari ergonomi hingga latihan koreksi sederhana.
Apa itu Forward Head Posture?
Forward Head Posture adalah posisi kepala yang maju ke depan melewati garis bahu. Akibatnya, beban pada leher meningkat. Selain itu, bahu cenderung ikut membulat, sehingga postur tubuh terlihat membungkuk.
Kondisi ini sering terjadi perlahan. Oleh karena itu, banyak orang baru sadar ketika leher mulai sering sakit.
Kenapa Forward Head Posture sering terjadi saat pakai HP dan laptop?
HP dan laptop mendorong Anda untuk menunduk. Misalnya, layar HP biasanya berada lebih rendah dari mata. Sementara itu, laptop sering membuat Anda menekuk leher karena layar dan keyboard menyatu.
Akibat kebiasaan ini:
- Leher bagian depan jadi lebih tegang.
- Otot punggung atas bekerja berlebihan.
- Bahu cenderung maju dan membulat.
Selain itu, semakin lama Anda menahan posisi menunduk, semakin “normal” posisi itu bagi tubuh.
Tanda-tanda Forward Head Posture yang sering tidak disadari
Forward Head Posture tidak selalu terasa sakit di awal. Namun, tubuh biasanya memberi sinyal kecil.
Tanda yang sering muncul:
- Leher pegal setelah 30–60 menit menatap layar.
- Bahu terasa berat, terutama menjelang sore.
- Sering pusing tegang dari belakang kepala.
- Rahang terasa kaku atau sering mengatup.
- Punggung atas cepat capek saat duduk tegak.
Jika Anda sering mengalami beberapa tanda ini, kemungkinan postur Anda perlu dikoreksi.
Dampak jangka panjang jika Forward Head Posture dibiarkan
Postur yang buruk bukan hanya soal penampilan. Selain itu, beban otot dan sendi bisa bertambah.
Beberapa dampaknya:
- Nyeri leher kronis dan kaku.
- Ketegangan bahu dan punggung atas.
- Sakit kepala tipe tegang lebih sering.
- Pergerakan leher berkurang.
- Postur membungkuk makin menetap.
Namun, Anda tidak perlu panik. Dengan strategi yang tepat, postur bisa membaik bertahap.
Cara koreksi postur untuk penggunaan HP (praktis dan realistis)
Perbaikan postur dari HP dimulai dari perubahan kecil. Oleh karena itu, fokuslah pada kebiasaan yang mudah diulang.
1) Angkat HP setinggi mata
Ini langkah paling efektif. Selain itu, Anda akan otomatis mengurangi tunduk.
Tips mudah:
- Gunakan dua tangan saat memegang HP.
- Dekatkan siku ke tubuh agar bahu tidak tegang.
- Jika lelah, sandarkan tangan di meja.
2) Pakai aturan “20–20–20”
Setiap 20 menit, alihkan pandang 20 detik, ke jarak sekitar 20 kaki (sekitar 6 meter). Dengan begitu, mata dan leher lebih sering “reset”.
3) Kurangi scroll panjang tanpa jeda
Scroll lama membuat leher menunduk terus. Akibatnya, otot cepat tegang.
Solusi sederhana:
- Set timer 10–15 menit.
- Setelah itu, berdiri dan gerakkan bahu 30 detik.
Cara koreksi postur untuk laptop dan meja kerja
Laptop sering menjadi biang postur menunduk. Namun, Anda bisa mengakalinya dengan penyesuaian ergonomi.
1) Naikkan posisi layar
Jika layar sejajar mata, leher tidak perlu menekuk. Oleh karena itu, gunakan:
- Laptop stand, atau
- Tumpukan buku yang stabil.
2) Pisahkan keyboard dan mouse (jika memungkinkan)
Dengan keyboard eksternal, posisi tangan lebih nyaman. Selain itu, bahu tidak perlu maju mengejar trackpad.
3) Atur posisi duduk yang lebih netral
Gunakan patokan sederhana ini:
- Telinga sejajar dengan bahu.
- Bahu rileks, tidak terangkat.
- Punggung bawah tersangga.
- Kaki menapak rata di lantai.
Jika kaki menggantung, gunakan footrest. Dengan begitu, panggul lebih stabil.
Latihan koreksi Forward Head Posture (5–8 menit sehari)
Latihan ini membantu mengaktifkan otot yang “tidur” dan melepaskan otot yang terlalu tegang. Namun, lakukan tanpa rasa nyeri tajam.
Aturan aman:
- Tarikan ringan itu wajar.
- Namun, jika pusing atau nyeri tajam muncul, hentikan dan kurangi intensitas.
1) Chin tuck (dagu masuk)
Latihan paling penting untuk Forward Head Posture.
Cara:
- Duduk atau berdiri tegak.
- Tarik dagu ke dalam, seperti membuat “double chin”.
- Tahan 3–5 detik, lalu lepas.
Repetisi:
- 10 kali.
Tips:
- Jangan mendongak.
- Gerakannya mundur, bukan ke bawah.
2) Wall angel (punggung menempel dinding)
Ini membantu bahu membuka dan punggung atas lebih aktif.
Cara:
- Berdiri menempel dinding, punggung dan kepala mendekat ke dinding.
- Angkat tangan membentuk “W” lalu geser ke “Y” perlahan.
- Kembali ke “W”.
Repetisi:
- 8–10 kali.
Jika sulit menempel, lakukan range kecil dulu.
3) Stretch dada (doorway stretch)
Otot dada yang kaku membuat bahu maju. Oleh karena itu, peregangan ini sangat membantu.
Cara:
- Letakkan lengan di kusen pintu.
- Condongkan badan ke depan pelan.
- Tahan 20–30 detik.
Ulang:
- 2 kali.
4) Upper trap stretch (peregangan bahu-leher)
Cara:
- Duduk tegak.
- Miringkan kepala ke satu sisi.
- Tambahkan tarikan lembut dengan tangan.
Tahan:
- 20 detik per sisi, ulang 2 kali.
5) Thoracic extension (mobilitas punggung atas)
Jika punggung atas kaku, leher sering menanggung beban. Jadi, mobilitas punggung atas penting.
Cara mudah:
- Duduk, tangan di belakang kepala.
- Buka dada, dorong tulang dada ke depan atas.
- Kembali netral.
Repetisi:
- 8–10 kali.
Rutinitas mikro 60 detik saat kerja (anti kambuh)
Selain latihan utama, Anda butuh “pengingat” kecil. Dengan begitu, postur lebih cepat berubah.
Coba rutinitas 60 detik:
- 20 detik: chin tuck ringan.
- 20 detik: putar bahu ke belakang perlahan.
- 20 detik: tarik napas dalam sambil buka dada.
Lakukan setiap 1 jam. Selain itu, Anda bisa pasang alarm agar tidak lupa.
Kebiasaan yang mempercepat perbaikan postur
Latihan saja tidak cukup jika kebiasaan utama tidak berubah. Oleh karena itu, perhatikan hal ini.
Yang bisa Anda lakukan:
- Gunakan headset saat telepon, jangan menjepit HP di bahu.
- Jangan mengetik sambil menunduk di sofa terlalu lama.
- Tidur dengan bantal yang menopang leher, bukan terlalu tinggi.
- Latih punggung atas dan otot inti secara bertahap.
Baca juga: [Nyeri Punggung Bawah: Kebiasaan Duduk yang Jadi Biang Kerok]
Kapan harus konsultasi?
Banyak kasus membaik dengan latihan dan ergonomi. Namun, konsultasi diperlukan jika:
- Nyeri menjalar ke lengan dan disertai kebas.
- Pusing berat sering muncul.
- Kelemahan tangan terasa jelas.
- Nyeri tidak membaik setelah 3–4 minggu latihan konsisten.
Jika ada gejala ini, evaluasi profesional akan lebih aman.
Penutup
Pada akhirnya, Forward Head Posture sering muncul karena kebiasaan menunduk saat memakai HP dan laptop. Namun, Anda bisa mengoreksinya dengan ergonomi yang lebih baik, micro break yang rutin, dan latihan sederhana seperti chin tuck serta peregangan dada. Oleh karena itu, mulai dari perubahan kecil hari ini, lalu pertahankan konsistensi agar postur membaik secara alami. Jika Anda ingin panduan praktis lainnya, baca artikel terkait di website kami untuk membuat tubuh lebih nyaman dan produktif setiap hari.

